Selasa, 31 Mei 2016
SANGKALA TERUS BERCERITA
SANGKALA TERUS BERCERITA
Menilas angan yang menjadi impian,
menjaring benak dengan harapan,
mengukir keinginan dalam asa,
berjalan dan terus berjalan.
Melukis sejarah dan hikayat,
kadang berlari tertatih
tersandung dan terperosok,
letih lesu tak diperduli,
hanya buncah hasrat tertatah,
untukseonggok harapan.
Seandainya aku bisa merubah putaran waktu ,
seperti membalik telapak tangan,
mungkin usia yang renta dapat kujadikan belia
Namun sang kala konstan bergerak,
tak perduli yang dihadapannya
menggilas apapun dan siapapun
jika tak mau lantak oleh roda roda waktu.
Maka berbenahlah
Seandainya riung daun cemara,
pohon dan perdu dapat bercerita
pasti kau akan mengerti
tentang suka duka,
manis madu
pahit ketir yang melukis
hanya desir pawana yang bersemilir buta
bisu tanpa kata
hembusan yang menerpa
berlalu tanpa basa basi
aku ingin mengerti segala polahmu
mendengar beritamu
tentang kisah kisah jeladri
hikayatmu yang telah berlalu
realitamu yang terpajang
dan kenyataanmu di masa depan
Oh sangkala
izinkan aku mengais ceritamu
tentang lembaran sejarahmu
hingga aku mengerti haqiqi
dari tilasku yang telah terjejak
dan tapak langkahku yang tak berujung
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar